In Korea reviu

A Piece of Your Mind : A Beautiful Healing Drama (Part 2)


SINEMATOGRAFI







Latar belakang cerita saat Winter dan Spring yang mendominasi setiap adegan, memunculkan kesan hangat dan romantis. Filter sinematografinya sepertinya dibuat warm dan romantic, didominasi coklat hangat  semakin mendukung banget suasana menjadi hening dan melow. Pengambilan gambar selalu terlihat indah dan estetik plus therapeutic sekali.




Karena banyak scene percakapan intens antar tokoh, pengambilan scene setiap tokohnya juga sangat pas dalam menangkap emosi  aktor aktrisnya. Sedih berasa banget sedihnya, marah ikutan kebawa pengen marah, sampe eye contactnya juga berasa dalem banget, terlepas bagaimana kualitas akting pemainnya ya.







OST

Original Soundtrack Full album sudah resmi dirilis saat tayang episode terakhir. Dan semuanya bagus, dari Slowly Fall nya Hyunsang, Rain or Shine yang dibawain Elain, sampe Poetic Narrator yang ngebawain Who I Strolled With




Bahkan instrumen pengiring setiap adegan juga khas dan pas banget dengan vibe dan dialognya. Apalagi kalo nontonnya waktu malem-malem sepi duhh, nyess kali. 


Ha Hyunsang (하현상 ) – Slowly Fall


 

 

Poetic Narrator (시적화자) – Who I strolled with (함께 발을 맞춰 거닐던)


PESAN
Dari dialog antar tokoh banyak pesan yang nancep banget di hati. Beberapa yang sangat berkesan bagi saya 

“29 years old are the biggest problem. They think they have it the worst in this world. They worse than people who are 39 and 49. They complain the most saying they’re so old. They think their life is almost over once they turn 30.”
~Moon Son Ho Episode 1


“There is something that I think would keep me going for about three years if someone would say it to me. Something no one ever says to me. Stay. 
Seo Woo…Stay.”
~Han Seo Woo Episode 2


Nyess. Buat orang yang selalu merasa sendiri, pernyataan bahwa keberadaannya dibutuhkan orang lain  dan begitu berharganya dirinya adalah sesuatu yang sangat berarti. I can relate, auto pengen peluk Seo Woo.   

 “Even nature makes mistakes. It’s okay. It’s nothing.”
~Han Seo Woo Episode 2



My unrequited love has at least one percent chance. Who says I’ve 1 percent? You’re alive. You don’t even have 1 percent. So Stop it. I know Ishould be sorry but…
I’m stopping because I’ve only 1 percent. You… you should’ve stopped a while a go.”
~Han Seo Woo Episode 5


Why quit when its to make yourself happy? Ha Won is Ha Won. Leave your one percent as is. Let it be free. Don’t kill it yourself. Ha Won will do as you said. So you don’t need to show him an example.
~Mr. Before Dawn, Episode  6

Is one percent potential or false hope?
“If you think, I have a whole percent, its potential.
If you think, I only have one percent, its false hope.”
~EunJoo, Episode 6


For many years, I put no value in physically seeing someone, and I believed feelings continued even if you didn’t see each other, but I get it now. I get what it means to like looking at someone. It was nice looking at it, when things were tough.” 
~Moon Ha Won, Episode  6

Saat Hawon menyadari kenapa rasa sukanya Seo Woo padanya berawal dari suka ngeliatin dia dari jauh, dan baru sadar memandangi seseorang itu menyenangkan. Uwuwuuu. Yang biasa cinta tak berbalas can relate, right?

 “You didn’t quit, right? One percent is a lot. You Shouldn’t quit. One percent is everything. I really want to see how your one percent grows.”
~Moon Ha Won, Episode  6

Aah I love episode 6, banyak percakapan yang dalem dan bikin nyess. Its so heartwarming .


Well, for me, I just need one person who understands.
“I’m struggling, I’m lonely, help me”
The one person who would listen every time if I tell them right away without hiding it.
~Han Seo Woo Episode 7

“Being sad when you should be angry or annoyed is bad for you. Its okay to be angry. Be brave”
~Mr Choi Episode 11



Kadang kemarahan memang perlu diluapkan. Karena kalau cuma sedih gak memberikan solusi apa pun.  Justru menambah beban pikiran. Meski habis ini Seo Woo cuma gebrak pintu doang liatin In Wook gak ngomong apa-apa haha.  Yang penting lega yaa.

“It’ll get better. The world changes on its own. Rely on it. I’ll get better. It was cold today. But tomorrow will be warm. I’ll get better.”
~Han Seo Woo Episode 11



 Seo Woo berusaha menghibur Ha Won yang habis ngelabrak In Wook

 “If you think you’re alone, you’ll become weak and controlled by people. You cant become weak. You, yourself, think about yourself the most.You have yourself. Why you harming yourself when you’re so precious?”
~EunJoo Episode 12

Saat Seo Woo lagi galau dan dinasihatin sama Eun Joo begitu berharga dirinya, dan sadarlah bahwa banyak orang yang menyayanginya. 

 “Try getting out briefly. Then you’ll see whether you were caught between them or next to them”
Kang In Wook episode 12


Waktu Seo Woo galau pada hubungannya dengan Ha Won, ia malah curhat sama In Wook, dan memutuskan menuruti untuk break sebentar untuk merenung dan memikirkan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Perasaannya. Dan memang benar kadang emosi sesaat membuat kita menyesali sebuah keputusan. Kita perlu menarik diri sejenak dan melihat segala sesuatu secara menyeluruh. Bukan mendramatisir, tapi untuk berpikir lebih jernih dan obyektif.
Masih banyak pesan yang tersirat dalam setiap dialognya, tapi itu si diantaranya yang berkesan banget buat diri saya. 

Ffiiuuhh. Tarik nafas dulu yaa.

Okey, ayo kita ngobrol dulu. 
Sambil ngopi kalo perlu, hehe. 
Soalnya saya lama gak nulis jadi apa-apa pengen diceritain aja bawaannya. Saya sampe gak bisa tidur sebelum selesai nulis reviu ini. Padahal ngantuk banget, tapi gak bisa merem juga. Untung aja lagi libur puasanya jadi sedikit ada waktu luang dan gak merasa bersalah banget gegara dibelain nulis reviu daripada tadarus. Wkwkk.
Yup.
Saya baper. Banget nget. 


Saya banyak nonton drama, dari thriller, romcom, doctor life, school life atau tentang profesi seperti lawyer, desainer sampai pekerja kantoran, tapi juaraaang banget nonton genre Melodrama macam ini. Iya saya suka bosenan dan males liat orang chessy2 galau karena cinta gitu. haha. Bahkan awal-awal promo trailernya muncul pun saya gak nonton, meski sliweran di IG. Ehh ternyata suatu hari di pertengahan April saat scrolling IG gak sengaja nge-klik scene akhir episode 4 itu, dan akhirnya membuat saya ngikutin APOYM sampe kelar. This drama really make me crazy!


Gimana engga, saya jadi suka ngulang-ngulang nonton tiap episodenya, saya sampai bela-belain nonton streaming di TVN meski tanpa sub di hari Senin Selasa karena gak sabar, tiap hari scrolling twitter nyari reviu dan komen-komen, sampe isi petisi gegara menolak pemotongan Episode ! haha edun emangg. Eh dan satu lagi sampe ganti wallpaper hape. Yassalamm Ha Won – Seo Woo membuatku bucin sangat. 
Saya gak pernah nonton drama sampe segitunya. Terakhir nonton Reply 1988 dan menurut saya udah bagus banget, meski telat nontonnya. Bisa juga karena kondisi WFH juga kali yaaa, jadi peluang bucin jadi lebih banyak. Haha. 


Bucin Ha Won otomatis bucin juga sama Jung Hae In, ihiyy.  Beberapa info tentang Jung Hae In  : semakin melejit sejak ia membintangi drama While You Were Sleeping (2017). Setelah itu aktor kelahiran 1988 itu mulai mendapatkan tawaran sebagai pemeran utama pria. Drama yang sukses dibawakan oleh Jung Hae In sebagai pemeran utama pria adalah Something in the Rain (2018) dan One Spring Night (2019). Lewat kedua drama tersebut, masing-masing Jung Hae In berhasil meraih penghargaan sebagai Most Popular Actor dalam ajang Baeksang Arts Awards 2018 dan Best Actor dalam ajang MBC Drama Awards 2019.  



Aku sendiri belum nonton Something in The Rain, katanya sih bagus ceritanya dia menjalin hubungan sama Noona (cewe yang lebih tua) gitu dan dapet pertentangan dari lingkungannya. Kalo yang One Spring Night pernah downlod di Netflix, tapi aku gak kuat nonton huhuhu karena ceritanya Hae In berperan jadi duda anak satu, suka sama cewe yang udah punya tunangan. Yah bisa dibilang cewenya selingkuh sama dia. Aku tak sanggup nonton kalo ada selingkuh2 gitu. jadi aku drop karena bawaannya deg-degan mulu. Mereka yang selingkuh aku yang parno. Ih ogaaah. 



Hae In  juga sempat muncul di Goblin jadi cinta pertamanya Kim Go Eun dan ikut audisi jadi Taek untuk Reply 1988! Ah sayangnya kalah sama Park Bo Gum, ckckck. Tapi sempet nongol juga kok satu scene di episode pas jadi temen SMP nya Deok Sun yang ketemu abis nonton konser sama Jung Hwan. haha.  Next pengen nonton Hae In pas main di Prison Playbook (2017) katanya bagus juga. Ntar aja kalo bucinku sudah berkurang haha. Sampai sekarang pun aku belum nonton drama apa pun yang lagi rame gegara belum move on. Duh bucin Ha Won mulu gimana doongg. Haha. 



Sementara itu, Chae Soo Bin merupakan aktris yang namanya mulai melejit sejak ia membintangi drama Cheer Up! dan House of Bluebird pada 2015 . Lewat kedua drama tersebut, Chae Soo Bin berhasil memenangkan penghargaan sebagai Best New Actress dalam ajang APAN Star Awards 2015 dan KBS Drama Awards 2015. 
Sejumlah drama yang dimainkan oleh Chae Soo Bin sebagai pemeran utama di antaranya adalah Strongest Deliveryman (2017), I’m Not Robot (2017), dan Where Stars Land (2018). Lewat drama Where Stars Land alias Fox Bride Star yang ia bintangi, Chae Soo Bin berhasil memenangkan penghargaan sebagai Excelent Actress dalam ajang SBS Drama Awards 2018. Nah kalo yang terakhir ini aku pernah nonton, lumayan bagus juga ceritanya.



Bagi saya keduanya sukses membangun chemistry tokoh Ha-Won dan Seo-Woo, bagaimana mereka saling membantu menyembuhkan rasa kehilangannya, berantem karena Ha Won bucin mulu, saling mendengarkan , malu-malu  sampai akhirnya perlahan kangen satu sama lain. Aahh they are so sweet coupleUwu couple. Nomu nomu Choaaa.









Ada yang lucu juga, di IG dan twitter banyak yang kecewa  gegara kok Kissing Scene nya cuma sekali sik, cuma poppo doang lagi. Yaelaahh, gini nih yang bikin nilai dari sebuah cerita  turun, naikin rating pake hot kissing scene itu jijay banget gak sih? Dari awal demen drakor jaman jadul Winter Sonata, juga minim skinship, prioritas nonton drakor bagi saya adalah ce-ri-ta. Kalo masalah skinship cuma pemanis doang. Kalo kalian demen drakor nyari intimate scene stop ajah. Gak nemu di drama ini.



Nonton Ha Won sama Seo Woo pandang-pandangan awkward juga udah ikut deg-degan, mereka pegangan tangan mulai ambyarrr, eh mereka pelukan saya guling-guling sendiri karena gemes. Duh Mas Ha Won ambyarrr akuu. 


Okei rasanya sudah terlalu panjang dan saya sudah lega udah nulis banyak juga, banyakan curhat daripada reviu ini mah. Gapapa, yang punya blog mah bebass. Haha. buat kalian yang merindukan Heartwarming and Healing Drama saya sangat merekomendasikan A Piece of Your Mind sebagai salah satu drama yang amat layak ditonton gaess. Aku kasi nilai  9/10 untuk drama ini.



Selamat menjalankan Work From Home dalam suasana Ramadhan, kembali kerja, kembali semangat ibadahnya dan tetep ya Happy Watching!


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In drama Korea reviu

A Piece of Your Mind : A Beautiful Healing Drama ( part 1)

PERINGATAN : reviu ini banyak mengandung Spoiler dan subyektifitas tingkat tinggi, jadi berhentilah membaca jika emang gak penasaran dengan drakor atau kurang berkenan demi menghindari kejulidan. Oke?

A Piece of Your Mind diawali dengan kisah dari sudut pandang seorang Moon Ha Won (Jung Hae In) seorang programmer Artificial Intelligence (AI) dan founder  sebuah perusahaan yang disebut A&H Laboratory and Co yang sedang mengembangkan AI dikolaborasikan dengan dunia kesehatan dengan tujuan terapi psikologis.  Drama dimulai saat Ha Won mempelajari perilakunya sendiri melalui sebuah device (alat semacam Siri) yang ia buat memiliki suara, karakter dan pengalaman yang mirip seperti dirinya sehingga bisa diajak berkomunikasi selayaknya manusia. Ia meyakini dapat mengembangkan sebuah device yang dibuat sangat mirip dengan seseorang melalui suara dan karakternya sehingga dapat membantu memulihkan kesedihan dan kehilangan seseorang dengan berkomunikasi dengan device tersebut. 


Pada saat yang sama ia diam-diam ingin membuat device yang mirip teman kecilnya sekaligus cinta pertamanya, Kim Ji Soo (Park Joo-Hyun), yang sudah 10 tahun tak bertemu karena telah menikah dengan pria pilihannya. Karena Ha Won mengira poin reaksi device miliknya adalah Ji Soo, seseorang yang tumbuh besar bersamanya saat di Norway, sosok yang selalu ia rindukan dan membuatnya bertahan hidup sejak ibunya meninggal. 


Usahanya untuk memperoleh suara Ji Soo inilah yang mempertemukannya dengan Han Seo Woo (Chae Soo Bin), seorang gadis yang bekerja sebagai enginer musik klasik di sebuah studio yang nyaris bangkrut. Han Seo Woo dikisahkan adalah gadis yatim piatu yang terlihat ceria dan selalu memiliki pemikiran yang optimis meski sebenarnya masih menyimpan trauma atas kehilangan orangtuanya karena kebakaran hutan yang melanda desanya. 

Cerita berkembang saat Seo Woo dengan Ji Soo menjadi berteman, dan justru Seo Wo lah yang menemukan point reaction (titik reaksi)  Jisoo Device, titik ketika sebuah alat berubah menjadi karakter sebenarnya, bukan bersuara seperti robot seperti awalnya. Ji Soo device hanya mau bicara pada Seo Woo, dan menolak bereaksi pada Ha Won. Dari sinilah perasaan Seo Woo pada Ha Won bermula. Awalnya hanya sebagai penghubung Hawon dengan Ji Soo Device, lama kelamaan menumbuhkan rasa suka diam-diam (Unrequited Love) pada Ha Won alias seseorang yang ia sebut Mr. Before Dawn


Konflik muncul saat Ji Soo tiba-tiba meninggal di Norway karena badai salju dan Ha Won tahu ternyata Ji Soo menderita dan tidak bahagia dengan pernikahannya. Namun ia tidak tahu mengapa Ji Soo begitu menderita sampai menolak bertemu dengan dirinya. Muncullah Kang In Wook, pianis yang melakukan rekaman di Studio tempat Seo Woo bekerja, yang ternyata adalah suami Ji Soo. 



Kang In Wook adalah tokoh kunci yang membuka rahasia kenapa ibu Ha Won tiba-tiba meninggal saat ia berusia 18 tahun dan akhirnya membuat Ha Won berpisah dengan Ji Soo. Kang In Wook yang sedang sedih dan down karena istrinya meninggal bertemu dengan Moon Son Ho, keponakan Ha Won (padahal seumuran) sekaligus Manajer Studio yang membantunya bangkit untuk berkarya dan tampil kembali melakukan resital piano.

STORYLINE
Banyak yang bilang alur drama ini lambat dan cenderung membosankan. Namun saya justru menikmati alur cerita yang perlahan menggambarkan proses pengembangan karakter setiap tokohnya. Bagaimana Ha Won lambat laun menemukan dan menyembuhkan rasa kehilangannya setelah bucin bertahun-tahun, bagaimana Seo Woo juga akhirnya berani menghadapi traumanya dengan pulang ke rumah. 


Hingga akhirnya hubungan keduanya berkembang dan terjalin karena adanya kesamaan, saling belajar dan rasa saling membutuhkan satu sama lain. Ceritanya sangat related (dapet dan daleem banget feelnya) bagi yang pernah mengalami kesedihan atas kehilangan orang-orang terdekat, bagi yang pernah ngerasain suka sama orang diam-diam alias unrequited love dan bagi seseorang yang sering kali merasa sendirian. Me too. 


Gak cuma dua tokoh utama, namun pemain pendukung juga memiliki kisahnya masing-masing. Sosok-sosok di sekitar tokoh utama yang saling memberikan dukungan dan perhatian digambarkan dengan detail yang menarik dan terhubung satu sama lain. Penghuni Eun Joo HomeStay, Pasien Kim Min Jung, bahkan dokter yang kerja sama mengembangkan device AI ini.


Interaksi antar tokoh melalui percakapan yang intens, dialog yang dalam sungguh memunculkan kehangatan tersendiri bagi saya. Asli. Saya baru pernah mengulang-ulang nonton  drama dan mencermati setiap dialog karena berusaha memahami apa sih maksudnya?. 
And im enjoyed it


Padahal seringkali saya ngantuk juga kalo udah nonton orang ngobrol di drama ditambah vibe nya yang sendu redup-redup gitu. 


Entah mungkin karena dipotong 4 episode, alur episode-episode terakhir terkesan dipercepat dan menimbulkan pertanyaan. Atau malah justru sengaja membuat penonton berimajinasi dan menarik kesimpulan sendiri dari scene-scene yang dipercepat. Seperti itu Hawon sama Seo Woo kapan jadiannya? Kok yang tadinya awkward tiba-tiba udah senderan aja Seo Woo di Episode 9, udah pelukan tiga kali sehari? Haha dasar netijen. 


Trus sedikit plot twist di episode terakhir karena Seo Woo tiba-tiba galau, dan minta short break. Aaah, bikin deg-degan aja meski akhirnya ditutup dengan scene yang menurut saya menyenangkan. Suara Ha Won yang mengiringi detik-detik kepulangannya dari Norway, mengiringi scene setiap sudut tempat yang berkesan di sepanjang cerita, bangku ibunya Seo Woo, jembatan penyeberangan, gang rumah Wokin Dong, Studio Rekaman, sampai tanamannya Son Ho. 


Setengah hari lagi aku sampai, 
dua jam lagi, 
15 menit lagi, 
hingga akhirnya ketemu Seo Woo dan berkata “ Aku kembali”. 
Aahh suka suka suka.


Jujur, saya menonton tidak dari episode awal, saya mulai menonton dari Episode 4, saat Unrequited Love nya Seo Woo ketauan di depan Ha Won. Haha. Dan dari Episode inilah cerita mulai menarik bagi saya, rewatch berkali-kali karena dialog yang menarik, dan lanjut ke episode selanjutnya. Baru karena penasaran dengan Ji Soo device saya kembali ke Episode 1 sampai 3. 


Gambaran tentang device AI memang sedikit membingungkan dan secara scientific dipertanyakan. Kok bisa dari suara aja bisa muncul karakter yang mirip banget? Kalau pernah nonton Film Her, menceritakan hal yang mirip, dimana suatu saat, sangat dimungkinkan kita akan bergantung pada sebuah alat dan teknologi untuk memenuhi hasrat psikologis kita. Termasuk pacaran atau menjalin hubungan. Serius. 


Justru menurut saya device ini membantu merepresentasikan bahwa rasa kehilangan dan kesedihan bisa disembuhkan dengan komunikasi dan menjalin hubungan yang sehat. Manusia butuh mencurahkan perasaannya, takut, sedih, bahagia, bahkan kemarahannya. Dan dari sebagian kecil saja dari diri seseorang bisa memunculkan gambaran hidup, karakter dan pengalaman psikologisnya.



Oh Iya Plot Twist juga muncul saat point reaksi masing-masing tokoh terungkap di akhir episode. Poin reaksi Ha Won Device ternyata bukan Petir atau Ji Soo, melainkan  his Mom. Ibunya.  Point Reaksi Ji Soo Device adalah Unrequited Love, cinta In Wook padanya, daan Poin reaksi Seo Woo Device adalah Mr Before Dawn tentu saja. 



Banyak Reviu yang bagus terkait drama ini, mungkin disini saya gak bisa menggambarkan seberapa dalam ceritanya, bisa dibaca salah satunya di sini https://invisibledragon.home.blog/2020/04/30/a-piece-of-your-mind-a-beautiful-ethereal-study-of-grief/, bagus banget reviu nya, lebih obyektif dan pinter banget bahasanya haha. 
Terlepas dari kesukaan saya terhadap drama ini, beberapa kekurangan yang bisa dilihat adalah, terlalu banyak kebetulan. Kepikiran gak sih untung Ha Won cukup kaya untuk beli rumah yang dipengenin Ji Soo, padahal udah ditolak dan ditinggalin sama Ji Soo. Langsung beli studio demi ngerekam suara Ji Soo doang, yaelaah baangg. Trus lagi mau ketemu dan ngomong sama In Wook aja dia borong tiket pertunjukan pra Resitalnya In Wook itu seruangan penuh. Buset dah. Orang kaya mah bebasss. Dasar saya emang sobat qismin sampe mikir kesitu.


Gemes juga kenapa Kang In Wook yang udah bolak balik ke Studio, ketemu Sun Ho sama Seo Woo gak ketauan kalo dia Suaminya Ji Soo. Emang Sun Hoo gak penasaran sama Ji Soo? Nyari kek fotonya, hari gini kan bisa stalking SNS nya kek, atau Ha Won juga emang  ga penasaran sama bojone Ji Soo, setelah bertahun-tahun loh,  kaya apa sih orangnya sampe Ji Soo nolak dia, haa penonton geregetan juga.


Trus adegan Seo Woo tiba-tiba keujanan neduh di kantornya Ha Won, pas amat Ha Won ngeliat dia dan ngasih payung pas mau keluar trus pulang bareng. Ahh drama tetaplah drama. Aku keujanan siapa yang mayungin? 
Ojek payung Huhuhu ...

KARAKTER
Jung Hae In as Moon Ha Won
Moon Ha Won digambarkan seorang yang pinter, logis, dan sukses. Namun bucin pisan euy. Ji Soo minta ketemuan di Seoul, dia yang masih kuliah di Amrik langsung terbang ke Seoul dan bolos kuliah. Astagaa Amrik Seoul udah kaya ke Thamrin aja bang naik bajay. Udah gitu sepuluh tahun ditinggal nikah sama Ji Soo masih gak bisa move on. Sampai saat meninggalnya Ji Soo kalo gak diingetin sama Seo Woo, pasti masih bucin juga nih masnya. Hae In pinter banget memainkan Ha Won yang cool, logis tapi kadang juga culun. Culun pas ngirim foto ke Seo Woo karena gak pernah selfie. Asli ngakak sih scene ini.


Ekspresi matanya juga jago. Pandangan sayang dan hangatnya saat dia ngobrol sama Seo Woo berubah banget saat ia emosi mau ketemu In Wook. Udah kaya psikopat mau bunuh orang. 

Chae So Bin as Han Seo Woo
So Bin cukup bagus memerankan Seo Woo yang ceria dan lovable banget. Meski dikisahkan beberapa kali mencoba bunuh diri dan insomnia karena sering mimpi buruk trus gak pernah berani pulang ke rumah karena trauma atas kehilangan orang tuanya yang begitu mendadak. Ia sendiri tinggal di semi basement di Eunjoo Homestay, kosan yang sedari awal ia sewa saat tinggal  di Seoul. 


Seo Woo ini mudah berempati dan baik banget sama semua orang. Termasuk Kang In Wook yang selalu keliatan down. Meski ia sempet kesel karena gak terima kebawa-bawa dalam hubungan antara Ji Soo dan Ha Won. Dan trauma karena dia jadi orang terakhir yang dihubungi Jisoo sesaat sebelum meninggal. Ngerasa bersalah karena gak bisa berbuat apa-apa saat Ji Soo bilang I’m Scared. Huhuhu sedih.



Sejak bertemu Ha Won, karakternya berkembang perlahan menjadi berani menghadapi rasa traumanya. So Bin juga sukses memainkan Seo Woo yang kikuk kalo lagi dicengin Ha Won, yang kadang juga suka ke Geeran sendiri atau pas galau gak jelas. Aah uwu sekali couple ini pokoknya.

Park Jo Hyun as Kim Ji Soo
Ji Soo yang cantik, elegan, suaranya enak didenger pas banget dibawain sama Park Joo Hyun. Doi pendatang baru, yang sekarang lagi main juga di Extracuricullar dengan karakter yang beda Jauh sama Ji Soo.
Ji Soo ini tokoh yang manis, perhatian, namun rapuh, frustasi dan menderita karena merasa bersalah pada Ha Won. Kepribadiannya menyenangkan, langsung cocok pas ketemu sama Seo Woo. Bahkan meski lewat device, dia malah jodohin Ha Won sama Seo Woo. Olalaa.


Sampai akhir episode pun Jisoo masih sangat pengertian dan sadar bahwa keberadaannya sudah tidak dibutuhkan, sehingga meminta Seo Woo menghancurkannya. Melupakannya. 
 
Kim Sung Kyu as Kang In Wook
Pianis berbakat yang sering down dan posesif banget sama Ji Soo. Curiga mulu kalo Ji Soo masih berhubungan dengan Ha Won, dan parno sendiri takut  Seo Woo tahu rahasianya dari Ji Soo. Sampai Ji Soo meninggal pun ia masih merasa gak ada yang bisa merubah hubungan Ha Won sama Ji Soo. Kim Sung Kyu juga main di serial Netflix yang sempat rame : Kingdom.

Lee Ha Na as Moon Son Ho
Keponakan ketemu gedenya Ha Won. Seorang pecinta tanaman yang mengalami putus cinta hingga pindah ke Seoul dan jadi manajer Studio Musik tempat Seo Woo bekerja. Sosok yang menyenangkan dan sayang banget sama Samchoon (Paman) nya. Ia dipertemukan Ha Won sama neneknya yang mantan Dubes dan sibuk keliling dunia ngurusin anak-anak berbakat, semacam punya punya Foundation gitu nih neneknya. Cuma neneknya ini suaranya aja yang muncul sepanjang tayangan waktu dicurhatin atau ngontrol anak-anaknya lewat telepon. Son Ho juga sempet sukses bikin kesel netijen waktu ngehalangin Ha Won ketemu In Wook gegara bucin, haha.
Lee Ha Na juga ternyata main  di serial Voice 1 sd 3 bareng Jang Hyuk jadi Team Leader 112. Ah jadi pengen nonton aktingnya dia.
 
Lee Sang Hee as Jeon Eun Jo
Baru ngeh ternyata Lee Sang Hee juga main di Diary of Prosecutor, drama yang sebelumnya saya tonton juga. Kocak si lihat riwehnya dia saat jadi jaksa yang ribet ngurusin anak kembarnya. Berperan sebagai Eun Joo, ibu kosan yang seneng banget ngurusin anak-anak kosan. Dari buat sarapan, bekel sampe nyetrikain baju. Penampilannya dibuat seperti ahjumma (bibi) padahal dia belum nikah. Ia merubah rambutnya jadi lurus malah pas putus cinta. Perhatian dan sayang banget sama Seo Woo, dan ialah satu orang yang jadi sandaran Seo Woo sebelum ketemu Ha Won.  Haha lovely sekali induk semang ini. 
 
Lee Jeun-Eun as Kim Min Jung
Jebolan Film Parasite ini berperan sebagai pasien psikiater yang kehilangan anak perempuannya yang sakit Leukimia.  Kesedihannya membuatnya menyepi ke Eun Joo Homestay, kosannya dulu saat sekolah. Bertemu  kembali dengan Eun Joo yang dikenalnya dari kecil, dan mengumpulkan memori menyenangkan dalam masa mudanya sebelum kembali bangkit dan menata lagi hidupnya yang baru.


Eh FYI yang jadi ibunya Seo Woo juga jebolan Parasite juga. Asli beda banget ya. 

lanjut OST, Sinematografi dan baper bareng di Part 2 yaa!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Instagram Shots

Instagram

Flickr Images

Popular Posts