In me thought

Hello June!

Hello June!
Sudah Syawal nih, Masyaa Allah…
Met Lebaran semua, mohon maaf lahir batin, semoga menjadi awal yang baru untuk segala harapan, mimpi dan semangat untuk mewujudkannya.
Beberapa bulan terakhir baru menyadari suatu hal penting. We are not really have our own plan. Our plan Is part of others plan

Iya. Sebagus dan sesempurna apapun rencana yang kita susun, pada akhirnya itu bagian dari rencana orang lain, atau bahkan tergantung pihak lain. 
Yassalam.
Speechless.
Iya ini tentang masalah finansial, ujian saya masih cetek, belum naik level. Saya yang dari tahun kemarin mulai belajar disiplin tentang keuangan pribadi, mengatur pos-pos pengeluaran, pemasukan, dana darurat sampai investasi berharap bonus dan kenyamanan di masa datang. Masuk ke pertengahan tahun ini, tiba-tiba merasa terusik dengan semakin seringnya saudara-saudara meminta bantuan pinjaman, dan jumlahnya semakin besar, bukan sejuta dua juta, lebih. Hingga saya mulai tak mampu menahan suudzon, uang saya tak akan kembali. Astaghfirullah.
Sampai mau nangis rasanya. Apa yang sudah kita susun begitu rapi, berantakan begitu saja. Ya, saya memang lemah, tidak mampu menolak dan tidak sanggup mengatakan tidak. Jiwa dan pikiran logis saya berontak, tidak terima, tapi ada sebersit harapan bahwa sekecil apa pun pengorbanan akan ada nilainya. Nilai di mata Allah Ta’ala. Iya merelakan sebagian harta saat lapang dan sempit ternyata bukan hal yang sederhana. Ini ujian. Ujian ketakwaan, keridhaan, keikhlasan. Allah Maha Kaya, jika sudah rizkinya gak akan kemana. Itung-itungan Allah itu gak akan bisa masuk ke itungannya manusia. Berprasangka baiklah pada Allah, mungkin dengan cara ini Dia sedang memperbaiki jalan hidup kita, mengajari apa itu syukur di setiap kesempatan.
Berat? Tentu saja, yang namanya ujian ya berat bambaaang...
Kalau kita diuji masih seputar hal yang sama, itu tandanya dari dulu kita belum lulus, ya gak sih? Harus remidial. Cuma seringkali kita lupa, ujian lewat ya udah, gak peduli lulus apa engga.
Ingat kadang kita juga menjadi bagian atau bahkan penentu takdir bagi orang lain. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, namun disadari atau tidak kebaikan yang kita dapat hari ini bisa jadi buah dari keikhlasan kita di masa lalu. Dan sebaliknya, begitu juga hal yang kita anggap musibah. 


Ya Allah ampun jika memang diri ini belum ikhlas sepenuhnya. Namun perlahan hamba menyadari kekuasaanMu. Tidak ada yang terjadi tanpa izinMu.

Laa haula wa laa quwata ilaa billah


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In indonesia keliling aceh travelling

Menyusuri Pesona Pantai Aceh


Lampuuk
Pantai pertama yang kami kunjungi terletak di Desa Meunasah Masjid, Lhoknga, Kabupaten aceh Besar merupakan primadona pariwisata Aceh sebelum Tsunami. Dan pertama kalinya melihat ombak disini kami terkesima dan tak berani mendekat. Pertama karena ombak terlihat cukup besar dan kedua karena panas luar biasa. Padahal pengunjung yang berenang dan bermain air terlihat cukup banyak, dari anak kecil sampai orang dewasa. Sedikit jaim dengan panas hingga kami memilih berteduh di gubuk-gubuk pinggir pantai sambil menyeruput kelapa muda. Ya serius, karena belum terbiasa dengan panasnya Aceh yang menyengat, kami cuma foto-foto cantik di tempat teduh, haha.
Oh ya, yang unik adalah gubuk yang kita tempati itu harus sesuai dengan tempat parkir kendaraan kita. Karena saat awal datang kami harus meluruskan tempat parkir yang sudah ditag oleh pemilik gubuk sendiri-sendiri, taunya? Dari warna gubuk yang dicat warna warni. Sudah ada Perdanya, begitu kata sang pemilik ketika kami protes saat ngeyel disuruh pindah tempat parkir. Okee baiklah. Dan dari situ akhirnya kami selalu waspada saat berkunjung ke pantai lainnya karena aturannya sama kurang lebih seperti itu.




Foto pun silau saking panasnya


Pasir Putih Lhok Mee
Pantai ini berada di Gampong Lamreh, Dusun Lhok Mee, jalan menuju Krueng Raya, sekitar 30 km dari Kota Banda Aceh. Berangkat sedikit kesiangan, kami sampai di lokasi hampir tengah hari saat panas-panasnya.
Meski panas, kami bahagia karena pemandangan pantai pasir putih yang begitu indah dan air laut yang sangat jernih. Yang unik dari pantai ini adalah beberapa pohon yang  tumbuh di tepi pantai menjadi pusat spot foto wajib bagi para pengunjung.



Sayang kalau gak nyebur



totalitas😛
Lhok Nga
Pantai ini sebenarnya terletak tidak jauh dari Pantai Lampuuk yang kami kunjungi pertama kali. Infonya Lampuuk merupakan salah satu pantai di Aceh Besar yang menjadi favorit peselancar lokal maupun internasional, karena ombaknya yang menarik dan cocok bagi para peselancar. Di sekeliling memang banyak tersedia spot instagrammable meski pasirnya bukan pasir putih namun sayang sekali masih banyak bertebaran sampah plastik di sekitar pantai.
Meski saya akui, saat melihat sekeliling terasa seperti di luar negeri karena dikelilingi bukit pepohonan dan hutan yang diselimuti kabut, bagus sekali.






buat anak-anak bisa main air di sini









Sabang
Kedua kalinya saya berkunjung ke kota paling ujung Indonesia ini, cukup excited meski gak akan ketemu lumba-lumba haha. Karena berbeda dengan sebelumnya saat saya menyeberang Aceh-Sabang menggunakan kapal pancing, kali ini saya dan rombongan menggunakan kapal feri. Dan ternyata Sabang bisa dijangkau juga via pesawat, jadi terdapat bandara kecil yang melayani penerbangan dari Kualanamu-Sabang.
Dengan penduduk sebesar 31 ribu jiwa, kota Sabang masih nampak tenang dan bersih. Bahkan menurut guide yang mengantar kami berkeliling, pemerinta kota sabang sangat memperhatikan kesejahteraan penduduknya. Seperti menggratiskan biaya nikah, memberikan uang saku bagi semua anak usia sekolah, sampai memberikan pekerjaan bagi para pencari kerja yang tak kunjung mendapat pekerjakan. Mantap kan?
 
Menuju Sabang melalui Pelabuhan Ulee Lhuee


Bukan Pohon Asam Jawa, tapi Asam Belanda





Anoi Itam
Mengunjungi bunker peninggalan Jepang di Sabang, otomatis kita menyusuri pantai ini. Karena benteng Jepang memang berada di atas bukit pantai Anoi Itam. Anoi itam memiliki arti pasir berwarna hitam. Pemandangannya sangat indah dan bersih meski pasirnya berwarna hitam. Terdapat beberapa penginapan dan villa di tepi pantai yang bisa dimanfaatkan saat mengunjungi Kota Sabang. 




Pemandangan dari Benteng Jepang
Sumur Tiga
Masih di Sabang, tempai ini dinamai Pantai Sumur Tiga karena terdapat tiga sumur air tawar yang hanya terletak 15 meter dari bibir pantai. Panoramanya indah dengan bebatuan dan pasir putih yang lembut. Namun harus berhati-hati ketika menaiki batu-batu besar yang licin. Pantai ini merupakan pantai terpanjang yang ada di Pulau Weh.
Pak ketua, habis foto langsung jatuh, hati-hati guys!




Pulau Rubiah
Mau diving or snorkling di Sabang? pulau rubiah adalah destinasi utama karena terdapat Taman Laut yang masih bersih dan luas. Tapi lucunya kalau kalian snorkling disini, itu ikan ikan cakep malah doyannya indomie, huhuhu. Iya indomie rebus dipakai untuk memancing ikan-ikan untuk mendekat saat snorkling. Sedih tapi pengen ketawa, siapa si yang bikin ikan-ikan ini doyan mi instan? Ckckck.

Siap Snorkling menuju Rubiah



Makam Siti Rubiah



Sejarah nama Rubiah dari pulau ini juga sangat terkenal di masyarakat Aceh. Siti Rubiah, yang merupakan putri dari Tengku Mustafa dan istri dari Tengku Ibrahim (Tengku Iboih) ulama dari Iboih Pidie. Keduanya menetap di Pulau WE mengasingkan diri dan mengadakan aktivitas sebagai guru ngaji di pulau tersebut. Setelah beberapa lama terjadi perselisihan antara keduanya terkait seekor anjing. Menurut Tengku Ibrahim, memelihara anjing adalah haram dalam Islam, sedangka Siti Rubiah menganggap anjing sebagai penjaga dari binatang buas. Terjadi konflik dan pertengkaran yang akhirnya mereka bersepakat membagi dua kekayaan : binatang ternak jadi milik Siti Rubiah sedangka tumbuhan atau tempat tinggal dibagi menjadi dua lokasi. Lokasi pertama di Iboih jatuh untuk Tengku Ibrahim dan pulau sebelahnya milik Siti Rubiah dan sampai sekarang  pulau ini dinamakan Pulau Rubiah.

Salam



Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

In #hari2jenius #jeniuscocreate finance

Sehatkan Keuanganmu Semudah Update Status


Diantara berbagai resolusi, financial goals berdiri paling depan untuk resolusi saya tahun ini. Masalah keuangan sebenarnya selalu berada dalam resolusi tahunan saya namun selalu terabaikan juga. Ckckck.
Berawal dari terblokirnya token internet banking saya awal tahun ini (Ya ya ya, saya masih menggunakan token haha), karena aktivasi mobile banking yang entah kenapa selalu gagal, maka token jadi andalan saya bertransaksi. Di tengah kemalasan saya mengurus token ke bank dan pusing membagi storage hape yang penuh mulu karena gak bisa beli tambahan storage icloud, saya menemukan informasi tentang Jenius dalam sebuah artikel, dan dimulailah pencarian saya tentang si Jenius ini. 
Dilansir dari web resminya Jenius.com, Jenius adalah Banking Reinvented, yang berarti walaupun memiliki fungsi sebuah bank, tapi jenius mengembalikan semua akses kepada penggunanya. Sehingga kita memiliki kendali atas uang dan pengaturan keuangan kita sendiri. Apa yang membuat berbeda? Semua aktivitas perbankan dibuat lebih mudah tanpa harus pergi ke bank atau mengantri panjang dengan banyaknya birokrasi. Semua bisa kita lihat, tata dan atur langsung melalui smartphone.
Dan ternyata setelah diluncurkan dari tahun 2016 (baru tahu banget) menurut Digital Banking Value Proposition and Product Head BTPN yang diliput kompas.com, pengguna aplikasi Jenius terus meningkat, tercatat penggunanya hingga November 2018 sudah mencapai 900.000 pengguna padahal pada periode Juni 2018 nasabah Jenius baru 700.000 artinya dalam waktu lima bulan saja terdapat penambahan nasabah sejumlah 200.000 pengguna. Waow.
Dan senangnya penggunaan Jenius ini sejalan dengan resolusi keuangan saya di 2019, apa saja itu? Check this out!

Registrasi dan Aktivasi cepat
Dengan mendownload aplikasi di Playstore or Apple Store kamu bisa langsung melakukan registrasi akun Jeniusmu. Siapkan KTP Asli, tanda tangan di atas kertas putih dan NPWP jika ada. 
Dan dalam waktu sepuluh menit proses registrasi bisa diselesaikan. Apakah cukup sampai registrasi? Belum selesai saudara, setelah registrasi berhasil selanjutnya kamu harus mengaktivasi akunmu. Buat kalian yang tinggal di Jabodetabek, proses aktivasi bisa diselesaikan dengan 2 cara :
  1. Jenius Crew mendatangimu

Kamu bisa memanggil Jenius Crew terdekat sesuai lokasi melalui aplikasi dengan menekan tombol aktifkan di halaman utama. Dan untuk keperluan verifikasi siapkan KTP asli. Saya sendiri memilih opsi ini dan dalam waktu sekitar 2 jam Jenius Crew langsung datang ke kantor dan melakukan aktivasi dengan cepat. Tambahan lagi, proses ini gratis tis, hehe.


2. Kamu mendatangi Jenius Live

Kamu bisa meluangkan waktu untuk berkunjung dan mengaktivasi akunmu di beberapa Lokasi Jenius live di area Jakarta dan bisa diklik disini. 
Lalu bagaimana jika kamu berdomisili di luar Jabodetabek dan Bandung? Kamu bisa aktifkan akun jeniusmu dengan mengunjungi kantor cabang BTPN Sinaya dan Purna Bakti terdekat. Setelah mengkatifasi akun, kamu akan menerima email yang menginformasikan status pengaktifan dan dalam beberapa hari kartu ATM akan dikirim ke alamatmu. Yeay.


Dan cukup kaget ketika kartu Jenius sudah sampai di tangan saya dalam 2 hari, padahal mas-mas Jenius Crew menginformasikan kartu Jenius bisa diterima dalam 4 – 7 hari. Waow banget kan, gak perlu kemana-mana, registrasi cepat, gak ada biaya sama sekali, tau-tau kartu udah di tangan aja. Dan di kartu ATM ini kamu bisa cetak nama sesuai keinginanmu loh plus $cashtag seperti akun medsos yang akan memudahkanmu bertansaksi antar pengguna Jenius.

Bebas Biaya Transaksi
Sebel harus transfer beda bank karena ada bea transfer? Bayar pulsa dan tiket ada tambahan biaya admin? Isi OVO or GOpay kena tambahan biaya juga? Haduh itu saya banget pas ribet pake token. Pake Jenius beneran amat sangat ngurangin biaya banyak buat perintilan macam gini. Setelah aktifasi kartu, kamu bakalan dapet bonus berupa kuota bebas biaya untuk transfer 25 kali dan ambil ATM bersama/Prima juga 25 kali.


Untuk bulan selanjutnya kuota ini akan menyesuaikan saldo rata-rata bulan sebelumnya. Namun jangan khawatir sisa kuota di bulan sebelumnya gak bakal hangus namun otomatis ditambahkan.
Bagaimana kalau kuota kamu habis? Jika kamu transfer via Jenius kamu akan dikenakan biaya admin CUMA sebesar 3000 rupiah, masih terhitung lebih murah jika menggunakan e-banking atau ATM yang bisa dikenakan biaya sampai 6.500 rupiah kan?

Kartu Debet Rasa Kartu Kredit
Bingung bayar i-tunes gak punya Credit Card (CC) ? Lagi asyik nonton korea lewat VIU kepentok akun premium? belanja online marketplace luar negeri gak punya Paypal? Mau buat CC males bayar bunga dan segala jenis tagihan lain-lain? Yup! Jenius ngasi solusi lengkap buat saya yang super galau daftar buat CC tapi gak jadi-jadi, haha.
Jenius memberikan 3 jenis kartu yang masing-masing bisa digunakan sesuai fungsinya:



M-Card : primary card yang berbentu fisik dan dapat digunakan untuk transaksi di semua jaringan ATM
E-Card : nah kartu ini tidak berbentuk fisik, dan penggunaannya hanya bisa melalui aplikasi. Dengan E-Card ini kamu bisa melakukan transaksi ke semua merchant yang support pembayaran kartu kredit dengan sumber dana dari tabungan Jeniusmu juga. Jadi, kalau rekening jeniusmu gak ada saldonya, juga gak akan bisa transaksi, jadi tetap menjagamu dari hutang-hutang yang tak perlu, ciee. 
X-Card: kartu ini adalah kartu secondary yang fungsinya sama seperti M-Card, bisa dicetak fisik dan kamu bisa request maksimal 4 kartu pada menu card center, dan bisa disesuaikan dengan preferensimu dalam mengelola keuangan. Seperti Kartu Dana Darurat, Kartu Pengeluaran Rutin Bulanan, Kartu khusus Travelling, atau Kartu Khusus Pengeluaran Kesehatan, bisa dibuat sesukamu dan ada pilihan warnanya juga.

Jaminan Keamanan
Masih ragu Jenius gak aman karena cuma pake hape? Kalo hape ilang gimana dong? Ssst tenang bro sis! Aplikasi Jenius aman karena dibutuhkan otentifikasi 2 tingkat untuk mengakses dan melakukan transaksi finansial didalamnya. Melalui pemindaian sidik jari saat masuk aplikasi dan password saat bertansaksi. Selain itu, Jenius bukan sekedar aplikasi, namun bagian dari BTPN yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga dipastikan uangmu aman.

Dan kalau tiba-tiba kamu kehilangan hape dengan Jenius yang sudah terinstall di dalamnya, kamu bisa menghapus perangkat resmi kamu melalui web app Jenius yang bisa diakses melalui secure.jenius.co.id, dan juga kamu bisa langsung blokir  kartu debitmu jika hilang melalui aplikasi langsung. Kartu debit pengganti akan secara otomatis dikirimkan ke alamat korespondensi yang kamu daftarkan ke rekening Jenius milikmu. Keren kan?

Wujudkan Impian dengan Dream Saver
Tujuan utama dari keuangan yang sehat adalah tercapainya semua keinginan dan cita-citamu. Travelling dan liburan ke tempat impian? Bisa rutin Qurban setiap tahun? Atau mulai investasi dengan return yang lumayan?
Melaui Fitur Save It kamu bisa menyusun semua impian mu dan meraihnya tanpa terasa. Dengan Dream Saver, kamu bisa mencapai impianmu dengan menabung secara otomatis secara harian, mingguan atau bulanan sampai target yang kamu inginkan. Saya mencoba liburan impian saya ke Korea yang akan dicapai bulan Oktober tahun ini juga tabungan Qurban, dengan menabung secara harian. Kenapa harian? Pertama, karena jumlah nominal lebih kecil dan kedua kita akan sedikit dipaksa berhemat dan menahan diri setiap hari. Yaah No Pain No Gain, bukan?


Ribet mau buka rekening deposito? Melalui Maxi Saver kita bisa pilih sesuai kemampuan bagaimana kita mau memulai berinvestasi. Bisa dimulai dengan nilai pokok 10 juta rupiah, kamu bisa memperoleh return sebesar 6.75 persen per tahun, atau maksimal sebesar 680 ribu rupiah dengan jangka waktu 1 bulan sampai dengan 12 bulan sesukamu. Mantapp tenan.
Masih banyak fitur menarik lain yang bisa kamu manfaatkan dari si Jenius ini, dari nagih utang, cetak rekening koran buat VISA, sampai iuran otomatis bareng temen geng juga bisa.
Jadi siapa bilang mengelola keuangan pribadi itu ribet? Jaman sekarang sudah ada Jenius yang membuat keuanganmu jauh lebih mudah dan sehat dengan jarimu. Siap Buka Akun Jeniusmu sekarang?

sumber gambar : makingmomentum.net , jenius.com

Read More

Share Tweet Pin It +1

2 Comments

Instagram Shots

Instagram

Flickr Images

Popular Posts