A Piece of Your Mind : A Beautiful Healing Drama ( part 1)

PERINGATAN : reviu ini banyak mengandung Spoiler dan subyektifitas tingkat tinggi, jadi berhentilah membaca jika emang gak penasaran dengan drakor atau kurang berkenan demi menghindari kejulidan. Oke?

A Piece of Your Mind diawali dengan kisah dari sudut pandang seorang Moon Ha Won (Jung Hae In) seorang programmer Artificial Intelligence (AI) dan founder  sebuah perusahaan yang disebut A&H Laboratory and Co yang sedang mengembangkan AI dikolaborasikan dengan dunia kesehatan dengan tujuan terapi psikologis.  Drama dimulai saat Ha Won mempelajari perilakunya sendiri melalui sebuah device (alat semacam Siri) yang ia buat memiliki suara, karakter dan pengalaman yang mirip seperti dirinya sehingga bisa diajak berkomunikasi selayaknya manusia. Ia meyakini dapat mengembangkan sebuah device yang dibuat sangat mirip dengan seseorang melalui suara dan karakternya sehingga dapat membantu memulihkan kesedihan dan kehilangan seseorang dengan berkomunikasi dengan device tersebut. 


Pada saat yang sama ia diam-diam ingin membuat device yang mirip teman kecilnya sekaligus cinta pertamanya, Kim Ji Soo (Park Joo-Hyun), yang sudah 10 tahun tak bertemu karena telah menikah dengan pria pilihannya. Karena Ha Won mengira poin reaksi device miliknya adalah Ji Soo, seseorang yang tumbuh besar bersamanya saat di Norway, sosok yang selalu ia rindukan dan membuatnya bertahan hidup sejak ibunya meninggal. 


Usahanya untuk memperoleh suara Ji Soo inilah yang mempertemukannya dengan Han Seo Woo (Chae Soo Bin), seorang gadis yang bekerja sebagai enginer musik klasik di sebuah studio yang nyaris bangkrut. Han Seo Woo dikisahkan adalah gadis yatim piatu yang terlihat ceria dan selalu memiliki pemikiran yang optimis meski sebenarnya masih menyimpan trauma atas kehilangan orangtuanya karena kebakaran hutan yang melanda desanya. 

Cerita berkembang saat Seo Woo dengan Ji Soo menjadi berteman, dan justru Seo Wo lah yang menemukan point reaction (titik reaksi)  Jisoo Device, titik ketika sebuah alat berubah menjadi karakter sebenarnya, bukan bersuara seperti robot seperti awalnya. Ji Soo device hanya mau bicara pada Seo Woo, dan menolak bereaksi pada Ha Won. Dari sinilah perasaan Seo Woo pada Ha Won bermula. Awalnya hanya sebagai penghubung Hawon dengan Ji Soo Device, lama kelamaan menumbuhkan rasa suka diam-diam (Unrequited Love) pada Ha Won alias seseorang yang ia sebut Mr. Before Dawn


Konflik muncul saat Ji Soo tiba-tiba meninggal di Norway karena badai salju dan Ha Won tahu ternyata Ji Soo menderita dan tidak bahagia dengan pernikahannya. Namun ia tidak tahu mengapa Ji Soo begitu menderita sampai menolak bertemu dengan dirinya. Muncullah Kang In Wook, pianis yang melakukan rekaman di Studio tempat Seo Woo bekerja, yang ternyata adalah suami Ji Soo. 



Kang In Wook adalah tokoh kunci yang membuka rahasia kenapa ibu Ha Won tiba-tiba meninggal saat ia berusia 18 tahun dan akhirnya membuat Ha Won berpisah dengan Ji Soo. Kang In Wook yang sedang sedih dan down karena istrinya meninggal bertemu dengan Moon Son Ho, keponakan Ha Won (padahal seumuran) sekaligus Manajer Studio yang membantunya bangkit untuk berkarya dan tampil kembali melakukan resital piano.

STORYLINE
Banyak yang bilang alur drama ini lambat dan cenderung membosankan. Namun saya justru menikmati alur cerita yang perlahan menggambarkan proses pengembangan karakter setiap tokohnya. Bagaimana Ha Won lambat laun menemukan dan menyembuhkan rasa kehilangannya setelah bucin bertahun-tahun, bagaimana Seo Woo juga akhirnya berani menghadapi traumanya dengan pulang ke rumah. 


Hingga akhirnya hubungan keduanya berkembang dan terjalin karena adanya kesamaan, saling belajar dan rasa saling membutuhkan satu sama lain. Ceritanya sangat related (dapet dan daleem banget feelnya) bagi yang pernah mengalami kesedihan atas kehilangan orang-orang terdekat, bagi yang pernah ngerasain suka sama orang diam-diam alias unrequited love dan bagi seseorang yang sering kali merasa sendirian. Me too. 


Gak cuma dua tokoh utama, namun pemain pendukung juga memiliki kisahnya masing-masing. Sosok-sosok di sekitar tokoh utama yang saling memberikan dukungan dan perhatian digambarkan dengan detail yang menarik dan terhubung satu sama lain. Penghuni Eun Joo HomeStay, Pasien Kim Min Jung, bahkan dokter yang kerja sama mengembangkan device AI ini.


Interaksi antar tokoh melalui percakapan yang intens, dialog yang dalam sungguh memunculkan kehangatan tersendiri bagi saya. Asli. Saya baru pernah mengulang-ulang nonton  drama dan mencermati setiap dialog karena berusaha memahami apa sih maksudnya?. 
And im enjoyed it


Padahal seringkali saya ngantuk juga kalo udah nonton orang ngobrol di drama ditambah vibe nya yang sendu redup-redup gitu. 


Entah mungkin karena dipotong 4 episode, alur episode-episode terakhir terkesan dipercepat dan menimbulkan pertanyaan. Atau malah justru sengaja membuat penonton berimajinasi dan menarik kesimpulan sendiri dari scene-scene yang dipercepat. Seperti itu Hawon sama Seo Woo kapan jadiannya? Kok yang tadinya awkward tiba-tiba udah senderan aja Seo Woo di Episode 9, udah pelukan tiga kali sehari? Haha dasar netijen. 


Trus sedikit plot twist di episode terakhir karena Seo Woo tiba-tiba galau, dan minta short break. Aaah, bikin deg-degan aja meski akhirnya ditutup dengan scene yang menurut saya menyenangkan. Suara Ha Won yang mengiringi detik-detik kepulangannya dari Norway, mengiringi scene setiap sudut tempat yang berkesan di sepanjang cerita, bangku ibunya Seo Woo, jembatan penyeberangan, gang rumah Wokin Dong, Studio Rekaman, sampai tanamannya Son Ho. 


Setengah hari lagi aku sampai, 
dua jam lagi, 
15 menit lagi, 
hingga akhirnya ketemu Seo Woo dan berkata “ Aku kembali”. 
Aahh suka suka suka.


Jujur, saya menonton tidak dari episode awal, saya mulai menonton dari Episode 4, saat Unrequited Love nya Seo Woo ketauan di depan Ha Won. Haha. Dan dari Episode inilah cerita mulai menarik bagi saya, rewatch berkali-kali karena dialog yang menarik, dan lanjut ke episode selanjutnya. Baru karena penasaran dengan Ji Soo device saya kembali ke Episode 1 sampai 3. 


Gambaran tentang device AI memang sedikit membingungkan dan secara scientific dipertanyakan. Kok bisa dari suara aja bisa muncul karakter yang mirip banget? Kalau pernah nonton Film Her, menceritakan hal yang mirip, dimana suatu saat, sangat dimungkinkan kita akan bergantung pada sebuah alat dan teknologi untuk memenuhi hasrat psikologis kita. Termasuk pacaran atau menjalin hubungan. Serius. 


Justru menurut saya device ini membantu merepresentasikan bahwa rasa kehilangan dan kesedihan bisa disembuhkan dengan komunikasi dan menjalin hubungan yang sehat. Manusia butuh mencurahkan perasaannya, takut, sedih, bahagia, bahkan kemarahannya. Dan dari sebagian kecil saja dari diri seseorang bisa memunculkan gambaran hidup, karakter dan pengalaman psikologisnya.



Oh Iya Plot Twist juga muncul saat point reaksi masing-masing tokoh terungkap di akhir episode. Poin reaksi Ha Won Device ternyata bukan Petir atau Ji Soo, melainkan  his Mom. Ibunya.  Point Reaksi Ji Soo Device adalah Unrequited Love, cinta In Wook padanya, daan Poin reaksi Seo Woo Device adalah Mr Before Dawn tentu saja. 



Banyak Reviu yang bagus terkait drama ini, mungkin disini saya gak bisa menggambarkan seberapa dalam ceritanya, bisa dibaca salah satunya di sini https://invisibledragon.home.blog/2020/04/30/a-piece-of-your-mind-a-beautiful-ethereal-study-of-grief/, bagus banget reviu nya, lebih obyektif dan pinter banget bahasanya haha. 
Terlepas dari kesukaan saya terhadap drama ini, beberapa kekurangan yang bisa dilihat adalah, terlalu banyak kebetulan. Kepikiran gak sih untung Ha Won cukup kaya untuk beli rumah yang dipengenin Ji Soo, padahal udah ditolak dan ditinggalin sama Ji Soo. Langsung beli studio demi ngerekam suara Ji Soo doang, yaelaah baangg. Trus lagi mau ketemu dan ngomong sama In Wook aja dia borong tiket pertunjukan pra Resitalnya In Wook itu seruangan penuh. Buset dah. Orang kaya mah bebasss. Dasar saya emang sobat qismin sampe mikir kesitu.


Gemes juga kenapa Kang In Wook yang udah bolak balik ke Studio, ketemu Sun Ho sama Seo Woo gak ketauan kalo dia Suaminya Ji Soo. Emang Sun Hoo gak penasaran sama Ji Soo? Nyari kek fotonya, hari gini kan bisa stalking SNS nya kek, atau Ha Won juga emang  ga penasaran sama bojone Ji Soo, setelah bertahun-tahun loh,  kaya apa sih orangnya sampe Ji Soo nolak dia, haa penonton geregetan juga.


Trus adegan Seo Woo tiba-tiba keujanan neduh di kantornya Ha Won, pas amat Ha Won ngeliat dia dan ngasih payung pas mau keluar trus pulang bareng. Ahh drama tetaplah drama. Aku keujanan siapa yang mayungin? 
Ojek payung Huhuhu ...

KARAKTER
Jung Hae In as Moon Ha Won
Moon Ha Won digambarkan seorang yang pinter, logis, dan sukses. Namun bucin pisan euy. Ji Soo minta ketemuan di Seoul, dia yang masih kuliah di Amrik langsung terbang ke Seoul dan bolos kuliah. Astagaa Amrik Seoul udah kaya ke Thamrin aja bang naik bajay. Udah gitu sepuluh tahun ditinggal nikah sama Ji Soo masih gak bisa move on. Sampai saat meninggalnya Ji Soo kalo gak diingetin sama Seo Woo, pasti masih bucin juga nih masnya. Hae In pinter banget memainkan Ha Won yang cool, logis tapi kadang juga culun. Culun pas ngirim foto ke Seo Woo karena gak pernah selfie. Asli ngakak sih scene ini.


Ekspresi matanya juga jago. Pandangan sayang dan hangatnya saat dia ngobrol sama Seo Woo berubah banget saat ia emosi mau ketemu In Wook. Udah kaya psikopat mau bunuh orang. 

Chae So Bin as Han Seo Woo
So Bin cukup bagus memerankan Seo Woo yang ceria dan lovable banget. Meski dikisahkan beberapa kali mencoba bunuh diri dan insomnia karena sering mimpi buruk trus gak pernah berani pulang ke rumah karena trauma atas kehilangan orang tuanya yang begitu mendadak. Ia sendiri tinggal di semi basement di Eunjoo Homestay, kosan yang sedari awal ia sewa saat tinggal  di Seoul. 


Seo Woo ini mudah berempati dan baik banget sama semua orang. Termasuk Kang In Wook yang selalu keliatan down. Meski ia sempet kesel karena gak terima kebawa-bawa dalam hubungan antara Ji Soo dan Ha Won. Dan trauma karena dia jadi orang terakhir yang dihubungi Jisoo sesaat sebelum meninggal. Ngerasa bersalah karena gak bisa berbuat apa-apa saat Ji Soo bilang I’m Scared. Huhuhu sedih.



Sejak bertemu Ha Won, karakternya berkembang perlahan menjadi berani menghadapi rasa traumanya. So Bin juga sukses memainkan Seo Woo yang kikuk kalo lagi dicengin Ha Won, yang kadang juga suka ke Geeran sendiri atau pas galau gak jelas. Aah uwu sekali couple ini pokoknya.

Park Jo Hyun as Kim Ji Soo
Ji Soo yang cantik, elegan, suaranya enak didenger pas banget dibawain sama Park Joo Hyun. Doi pendatang baru, yang sekarang lagi main juga di Extracuricullar dengan karakter yang beda Jauh sama Ji Soo.
Ji Soo ini tokoh yang manis, perhatian, namun rapuh, frustasi dan menderita karena merasa bersalah pada Ha Won. Kepribadiannya menyenangkan, langsung cocok pas ketemu sama Seo Woo. Bahkan meski lewat device, dia malah jodohin Ha Won sama Seo Woo. Olalaa.


Sampai akhir episode pun Jisoo masih sangat pengertian dan sadar bahwa keberadaannya sudah tidak dibutuhkan, sehingga meminta Seo Woo menghancurkannya. Melupakannya. 
 
Kim Sung Kyu as Kang In Wook
Pianis berbakat yang sering down dan posesif banget sama Ji Soo. Curiga mulu kalo Ji Soo masih berhubungan dengan Ha Won, dan parno sendiri takut  Seo Woo tahu rahasianya dari Ji Soo. Sampai Ji Soo meninggal pun ia masih merasa gak ada yang bisa merubah hubungan Ha Won sama Ji Soo. Kim Sung Kyu juga main di serial Netflix yang sempat rame : Kingdom.

Lee Ha Na as Moon Son Ho
Keponakan ketemu gedenya Ha Won. Seorang pecinta tanaman yang mengalami putus cinta hingga pindah ke Seoul dan jadi manajer Studio Musik tempat Seo Woo bekerja. Sosok yang menyenangkan dan sayang banget sama Samchoon (Paman) nya. Ia dipertemukan Ha Won sama neneknya yang mantan Dubes dan sibuk keliling dunia ngurusin anak-anak berbakat, semacam punya punya Foundation gitu nih neneknya. Cuma neneknya ini suaranya aja yang muncul sepanjang tayangan waktu dicurhatin atau ngontrol anak-anaknya lewat telepon. Son Ho juga sempet sukses bikin kesel netijen waktu ngehalangin Ha Won ketemu In Wook gegara bucin, haha.
Lee Ha Na juga ternyata main  di serial Voice 1 sd 3 bareng Jang Hyuk jadi Team Leader 112. Ah jadi pengen nonton aktingnya dia.
 
Lee Sang Hee as Jeon Eun Jo
Baru ngeh ternyata Lee Sang Hee juga main di Diary of Prosecutor, drama yang sebelumnya saya tonton juga. Kocak si lihat riwehnya dia saat jadi jaksa yang ribet ngurusin anak kembarnya. Berperan sebagai Eun Joo, ibu kosan yang seneng banget ngurusin anak-anak kosan. Dari buat sarapan, bekel sampe nyetrikain baju. Penampilannya dibuat seperti ahjumma (bibi) padahal dia belum nikah. Ia merubah rambutnya jadi lurus malah pas putus cinta. Perhatian dan sayang banget sama Seo Woo, dan ialah satu orang yang jadi sandaran Seo Woo sebelum ketemu Ha Won.  Haha lovely sekali induk semang ini. 
 
Lee Jeun-Eun as Kim Min Jung
Jebolan Film Parasite ini berperan sebagai pasien psikiater yang kehilangan anak perempuannya yang sakit Leukimia.  Kesedihannya membuatnya menyepi ke Eun Joo Homestay, kosannya dulu saat sekolah. Bertemu  kembali dengan Eun Joo yang dikenalnya dari kecil, dan mengumpulkan memori menyenangkan dalam masa mudanya sebelum kembali bangkit dan menata lagi hidupnya yang baru.


Eh FYI yang jadi ibunya Seo Woo juga jebolan Parasite juga. Asli beda banget ya. 

lanjut OST, Sinematografi dan baper bareng di Part 2 yaa!

No comments:

Post a Comment